Tampilkan postingan dengan label KALIMANTAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KALIMANTAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 November 2013

SEMPIDAN

Ada 4 sub spesies sempidan yang tersebar di Kalimantan, Sumatra, Malaysia, Brunai dan Thailand. yang secara sekilas hampir susah membedakannya. Selama ini kita hanya mengenal SEMPIDAN BIRU, ada yang menyebut sempidan biru sumatra, sempidan biru kalimantan dan anehnya merujuk pada gambar atau foto yang sama. Dalam bahasa Inggris kita mengenalnya dengan Fireback Pheasant. Dan ternyata memiliki sub spesies menurut masing-masing daerah.

1. Bornean Crested Laser Fireback Pheasant

Sempidan yang satu ini adalah asli kalimantan, hampir tersebar rata di Pulau Kalimantan. Burung yang bernama latin Lophura Ignita Ignita

2. Bornean Greater Crested Fireback Pheasant

Sempidan yang satu ini banyak terdapat di Kalimantan Selatan. Sedikit di Kaltim dan Kalteng, hutan-hutan perbatasan Kalsel. Burung ini bernama latin Lophura Ignita Nobilis

3. Vieillot's Crested Fireback

Sempidan ini dapat ditemukan di Malaysia timur, hampir keseluruhan semenanjung malaya sampai ke thailand selatan dan sebagian besar Sumatra Indonesia. nama latinnya Lophura ignita rufa

4.  Delacour's Crested Fireback

Sempidan ini ditemukan di bagian tenggara Sumatra. burung ini bernama latin Lophura ignita Macartneyi

SEMPIDAN BIRU KALIMANTAN

Burung yang satu ini sangat mudah untuk dibedakan dengan Sempidan yang lainnya. ciri khas pada topeng yang sangat mencolok. walaupun sama-sama berwarna biru, namun bentuk topeng sangat berbeda, warna bulu bagian belakang tidak ada motif warna lain seperti jenis fireback. sempidan ini memiliki nama latin Lophura Bulweri. burung Sempidan ini hanya di temukan di hutan tropis Kalimantan.

sepasang Bornean Crested Laser Fireback

sempidan jantan


Sabtu, 29 Juni 2013

Kuau Kerdil, si Merak Mini dari Kalimantan

koleksi pribadi
Kuau Kerdil Kalimantan

Kuau Kerdil Kalimantan/ Borneo Peacock pheasant (Polyplectron Schleiermacheri) adalah jenis kuau kerdil  berukuran sedang yang mendiami hutan hujan dataran rendah Pulau Kalimantan. Kuau ini adalah jenis Kuau merak yg sdh sangat langka dan jarang ditemui.

Kemarau panjang tahun 1997-1998, yg mengakibatkan kebakaran hutan besar-besaran di Kalimantan makin memperparah jumlah hewan cantik ini. saat ini musuh utama kuau adalah tambang batu bara dan pengalihfungsian hutan menjadi perkebunan monokultur.

Kuau Kerdil yg dikenal juga sebagai merak kerdil ini memiliki warna bulu coklat gelap dengan 2 bintik besar di ujung bulu berwarna hijau mengkilap kalau di lihat dri arah yg berlawanan, warna bintik terlihat biru dan kadang ungu. panjang tubuh sekitar 50cm.
Kuau Kerdil Kalimantan, masih berkerabat dekat dgn Kuau Kerdil Malaya dan Palawan (PHI)