Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 November 2013

Ini Baru Ngantor

DERmaga DERawan

Ini Baru Ngantor

matahari yang tenggelam ke lubang tambang. sambil lewat narsis dulu

Ini Baru Ngantor

kaos oblong yang bolong topi Cowboy, seragam kantor yang asyik. (mari nanam Bakau)

Ini Baru Ngantor

beli kopi segelas, pesen panas sampai  jadi dingin. asyik ngeblog (wifi gratisan)

Berbagi Tips Ayam Bekisar Oleh Muhammad Chosim

anakan Ayam Bekisar
tips memelihara anakan bekisar versi PADEPOKAN PITEK Bekisar Farm...
- siapkan kardus besar kecilnya disesuaikan dengan anak ayam yg mo dipelihara
- siapkan tempat pakan dan minum dari tempat pakan burung
- siapkan lampu bolam, besar kecilnya watt disesuaikan dengan suhu daerah,,, kalo daerah panas cukup pake 15watt
- koran bekas,,, jangan pake majalah atau sejenisnya yg terbuat dari kertas halus/licin, bisa juga pake kain bekas


caranya : buka kardus bagian atas, taruh koran bekas didasar kardus sebagai lantai kandang,,, taruh lampu bolam dipinggir (jangan ditengah) untuk menjaga kalo ayam kepanasan bisa minggir pada bagian yg tdk ditaruh bolam,,, taruh tempat pakan yg sdh dikasih voor dihaluskan/diblender kering,,, tujuan dihaluskan supaya voor banyak yg dimakan dan tidak dipilih2,,, taruh tempat minum yg sdh diisi dg air matang,,, masukkan anak ayam kedalam kardus dan dicek jika ayam masih berkerumun mendekati bolam berarti perlu ditambah watt bolam/atau bisa ditutup bagian atas kandang,,, kalo ayam tidurnya sdh menyebar/tdk tumpuk2an dan mulut ayam tdk ngos2an(membuka mulut kayak kepanasan) berarti suhu dalam kardus sdh pas...

nb : kalo anak ayam sdh seumuran seperti difoto untuk menghindari ayam patok2an bisa diatur makannya pagi dan sore,,, caranya pakan dan minum jangan ditaruh dikardus artinya pagi kasih makan dan minum, abis makan ambil dan matikan lampu kardus tutup rapat dan kasih makan lagi pada sore hari,,, karena kalo dalam keadaan gelap ayam akan tidur pulas jika sdh kenyang...


UNTUK KONSULTASI LEBIH LANJUT HUBUNGI SAJA

Sabtu, 23 November 2013

DERAWAN ISland

suasana malam di pulau Derawan
makan malam ditengah hutan menuju Berau
 
menikmati segarnya laut pulau Derawan
jalan menuju Berau dari Samarinda 31 jam
trio mancingman

MACAN DAHAN dan Mangrove

hiburan setelah nanam bakau
menikmati hutan hasil tanaman sendiri itu menyenangkan. ada rasa puas yang tak terkira yang tak bisa di bayar dengan apapun apalagi hanya dengan uang.

sesekali bermain air, berenang di laut pasang seperti waktu kecil dulu. berenang tanpa kenal waktu. pulang kerumah sudah senja. hampir magrib dan hanya dapat 5 ibu dipaha.

asyiknya menikmati hutan mangrove sore hari itu rasanya bagai ada secuil sembilu, yang menancap dihati. wew.. ngeri deh.. yah begitulah... gak bisa terungkaplah pokoknya. monggo dinikmati saja.

suatu sore, matahari hampir tenggelam.
Tentang MACAN DAHAN. Macan Dahan itu adalah seekor macan yg terakhir di kategorikan sebagai hewan endemik kaliamantan. ia mendapat nama baru "Neofelis Diardi". Tapi kita tak akan memebahas tentang macan dahan yang sebenarnya.

Macan Dahan yang saya maksud adalah singkatan dari Taman Bacaan Dan Rumah Latihan. saya mendirikan taman baca ini sejak 2008, dan salah satu programnya adalah peduli lingkungan dengan fokus ke penanaman hutan mangrove.

Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar, pembibitan, penanaman, pemeliharaan kesemuanya bisa kami tangani. walau hanya bermodal niat dan keinginan untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi lingkunga, terimakasih kawan - kawan yang telah membantu dan para pemuda di kampung saya juga anak2 yang sangat senang jika saya ajak untuk bermain lumpur.

Saat ini, di hutan Mangrove tanaman MACAN DAHAN, telah menjadi habitat beberapa jenis burung, yang paling mengagetkan adalah burung kepodang emas yang banyak bersarang dihutan ini. tadinya, sejak saya kecil saya tidak pernah sama sekali melihat burung kepodang emas ini.

seringnya burung ini terlihat berterbangan dan membuat sarang satu lagi rasa gembira. kadang terlihat juga sekawanan bekantan yang sedang melintas. menuju ke muara Mahakam, menuju hutan - hutan DELTA MAHAKAM.


Kamis, 21 November 2013

BEKISAR

koleksi Muhammad Idris (handil, Kaltim)
Ayam bekisar adalah ayam hasil hibrid dari Ayam Hutan Hijau dengan ayam kampung. Ayam Bekisar, selain indah secara fisik dengan bulu cerah dan mengkilap juga memiliki kokok yang unik. di Indonesia, sering sekali ada perlombaan Ayam Bekisar.

untuk menghasilkan kokokan ayam yang baik, masuk dalam standar penilaian, maka para petrnak bekisar akan menyeleksi calon2 indukan. memilioh babonpun tak sembarangan. pun demikian pula dengan calon pejantan. pacek AHH sering kali diseleksi untuk membuat Ayam Bekisar kelas lomba. ayam bekisar juga hanya bisa dihasilkan dari menyilangkan antara AHH dan babon ayam domestik. sementara Bekisar yang dikawinkan dengan bekisar maka akan mengalami infertilitas.

Selama bertahun-tahun, ayam Bekisar dibuat, kini para peternak ayam Bekisar telah paham bagai mana ciri2 ayam yang baik untuk menghasilkan bekisar juara. dan sayangnya itu seringkali menjadi rahasia si pemilik peternakan. dalam perkembangannya, banyak sekali ragam jenis warna pada Ayam Bekisar. bahkan putih polos dan hitam polos pun telah dapat di hadirkan.

koleksi Adipati Rahadianto (Jakarta)
dimasing-masing daerah, pada akhirnya menghasilkan bekisar dengan ciri-ciri tertentu. bekisar pruduk Madura, akan berbeda dengan produk Solo, Jawa Timuran akan berbeda dengan Bekisar Produk Jogja. menurut beberapa peternak, ini di hasilkan dari babon ayam kampung yang memiliki ke khasan tersendiri pada setiap daerahnya.

wal hasil, kini Ayam Bekisar tak hanya di nikmati keindahan kokoknya, banyak pula yang sudah membuat Ayam Bekisar hanya dinikmati keindahan bulu saja. dengan mengawinkan AHH dengan babon Ayam Ekor Panjang misalnya phoenix atau onagadori. kreasi terbaru kawan2 ini masih belum bisa banyak ditrima masyarakat, tapi hanya sebatas koleksi pribadi dan kalangan terbatas pada penghobby ayam hias.

Sabtu, 16 November 2013

Bulu Ayam Berubah Bermotif

Sering kali dikalangan kawan-kawan penggemar ayam hias melakukan pencabutan bulu, kalau melihat ayam hias kesayangan bulunya rusak. Agar kecacatan bulu yang rusak atau putus tak terlihat, mending di cabut. biar cepet tumbuh lagi. begitu alasannya.

Ada pula yang sengaja melakukan pencabutan agar usia bulu lebih tua dari yang seharusnya. dalam artian bulu lebih tua dari usia normal masa pergantian. Nah, yang ini biasanya dilakukan oleh penggemar atau penjual ayam hias berjenis ekor panjang. ( Phoenix, Bantam Phoenix, Onagadori) usaha pencabutan bulu ekor ini dimaksudkan untuk menambah panjang ekor yang tumbuh. kalau pergantian normal, mungkin puncak keindahan bulu ekor pada ayam hias ini akan mendapat panjang maksimal pada umur 2 tahun. Lain lagi kalau mutu dari ayam hias tersebut memang sudah oke.

Menurut pengalaman saya, kasus tercabutnya bulu ayam secara paksa, hanya akan membuat bulu menjadi strees. Dibanyak kasus, kemungkinan yang akan terjadi adalah bulu ayam akan mengeluarkan motif warna lain selain warna dasar dari bulu pada ayam. biasanya, warna yang akan muncul adalah putih kusam atau putih pudar.

Dikasus yang lebih ekstrim, bulu ayam yang mengalami pencabutan paksa, akan tumbuh tidak normal, misalnya tumbuhnya seperti berbuku-buku. ada juga yang tumbuh terbalik dan menjadi keriting. Adapula bulu tumbuhnya hanya pendek, dan belum habis masa tumbuh, bulu tersebut sudah tercabut lagi. karena pangkal tumbuh bulu mengalami penumpukan pertumbuhan.

Membiarkan bulu-bulu ayam tersebut tumbuh secara alami, mengalami moulting secara alami memang butuh waktu lama. kadang kita gak sabar untuk itu. lalu iseng melakukan pencabuan. Atau ada kejadian yang tak terduga, misal ayam bertarung tanpa sepengetahuan kita. dan banyak sebab lainnya.

Pada akhiarnya itu adalah pilihan kita. beli bibit ayam hias yang memang bermutu atau murah tanpa kualitas. atau kita akan berspekulasi dengan membeli ayam yang masih anakan. maka, ada baiknya pelajarilah dulu ayam hias yang hendak kita beli, agar segala seluk beluk tentang ayam hias kita sudah sangat mengerti. dan tidak ada muncul kekecewaan dikemudian hari.

Jumat, 15 November 2013

Gallus Varius dan APAHI

koleksi Muhammad Chosim
AYAM HUTAN HIJAU

Gallus Varius atau sebutan lokalnya Ayam Hutan Hijau atau sering disingkat AHH. Ayam Hutan ini endemik Indonesia dan terkhusus di Pulau Jawa, Bali dan sedikit Nusa Tenggara, pernah ditemui juga di sedikit bagian Sumatra.

Ayam hutan yang satu ini, adalah hewan yang sangat indah. dengan warna bulu mengkilap dan akan bertambah cerah dan berkilau jika tertimpa cahaya. pial/gelambir tunggal dengan warna merah mulai dari wajah dan gradasi kuning cerah pada sisi bagian bawah, jengger berwarna gradasi biru pada pangkal dan dengan cahaya keunguan pada sisi atas menambah kewibawaan pada ayam jantan. dengan kokok yg hanya 2 -3 ketukan, menjadikan keunikan tersendiri bagi ayam ini.

Ayam Hutan Hijau, sangat penting bagi masyarakat Jawa. posisi ayam ini adalah Raja dari segala hewan peliharaan. AHH memiliki posisi penting bagi pecinta Ayam Bekisar. jika tak ada AHH maka tidak ada ayam Bekisar. Maka Ayam Hutan Hijau sangat penting untuk dijaga kelestariannya baik habitat dan AHH-nya sendiri.

BEKISAR (anonima, google search)


BEKISAR

ayam BEKISAR adalah ayam kelangenan yang sangat menarik. selain keindahan bulu, juga kokok yang sangat unik. tak seperti ayam kebanyakan. di Indonesia, ayam Bekisar menjadi sangat populer sejak lama dan sering sekali ada perlombaan. ayam bekisar dihasilkan dari perkawinan silang antara Jantan AHH dengan betina ayam kampung.
dalam memilih betina ayam kampung juga tidak sembarangan. Ada kriteria khusus agar kokok si ayam Bekisar bisa masuk dalam kategori penilaian baik atau yang terbaik.

Ayam Hutan Hijau koleksi Thoyib (ketua APAHI)
 ASOSIASI PELESTARIAN AYAM HUTAN INDONESIA

Tidak hanya melulu soal AHH dan turunannya, APAHI juga berkonsentrasi ke Ayam Hutan Merah yang tersebar di seluruh nusantara. dan juga direncanakan bukan hanya untuk jenis Gallus tapi juga jenis-jenis Pheasant asli Indonesia.

Jika ingin informasi lebih dalam dan tertarik dengan AHH dan BEKISAR, silahkan mengunjungi Facebook Group APAHI PUSAT (Asosiasi Pelestarian Ayam Hutan Indonesia) dan blog  APAHI PUSAT *cek di blog sahabat kiri atas blog ini.


LOGO APAHI By Gogor Yugo Utomo


Kamis, 14 November 2013

SEMANGAT GARA-GARA DI DUPLIKAT

semangat baru bisa tidak terduga munculnya. hari ini saya berasyik ria di dunia maya, di facebook yg rata, kawan -kawan penghobby ayam bergaul dan berdiskusi, tetiba ada sebuah tulisan yang sangat saya kenal.
Tadinya saya cuek tapi kok ya saya sangat kenal gaya bahasa dan tulisan yang berantakan.

setelah bersusahpayah mengingat, saya jadi ingat sebuah BLOG yg pernah saya buat, dan sdh lama tak saya update. saya berterimakasih sekali dengan duplikat tersebut walau tak disebut nama dan blog asal tulisan. tp dalam pikiran saya bahwa ternyata blog ini ada juga manfaatnya.

ya sudahlah.. saya sangat berterimakasih sekali dengan yang menduplikat tulisan saya. saya jadi tahu asyiknya NGE BLOG lagi. padahal di blog saya yg lain, tulisan saya juga sering sekali di jiplak dan di duplikat tanpa menyebut nama dan asal tulisan.

MACAN DAHAN
Sei Raden, 14-11-2013

Belajar Nulis lewat AYAM

Memiliki beberapa Blog, awalnya tak pernah terpikir. Apalagi menulis tentang dunia unggas yang secara pribadi saya tak banyak memahaminya.
Awalnya saya hanya memelihara beberapa ayam yg sdh lama dipelihara orang tua saya di belakang rumah. ayam kampung. Di daerah kami Handil, ayam kampung disebut ayam pipit, karena merujuk pada ukuran berat yang sangat kecil. berat pada ayam jantan, maksimal hanya mencapai 1,2kg. Beberapa waktu berlalu, ayam-ayam ini berkembang biak dengan baik. sesekali juga saya jual baik ayamnya atau telurnya.

Beberapa waktu kemudian ada kawan yang memelihara ayam Bangkok dan seorang sepupu saya beternak ayam Philipine (betet). awalnya mereka berdua minta tolong untuk mencarikan informasi tentang ayam2 tersebut di internet, termasuk juga foto-foto ayam-ayam tersebut. Lama kelamaan, saya jadi tertarik juga mendalami dan mengenal lebih jauh ayam-ayam ini. lalu, saya mulai berkenalan dengan dunia ayam yang luar biasa banyak jenisnya. kecendrungan saya akhirnya lebih kepada jenis ayam hias.

setelah banyak belajar dari kawan-kawan dari berbagai grup ayam di FACEBOOK, saya memutuskan untuk memelihara ayam sendiri, tapi hanya mencoba dengan bahan-bahan ayam lokalan saja, sebagai ayam hias. maka , ayam hias pertama yang saya punya adalah ayam KATE lokal dan ayam ketawa. Dari berbagai grup yg saya ikuti, saya mengenal metode2 penyilangan. dan mulailah saya bereksperimen. walau belum ada hasil, tetap semangat saja. toh buat saya ini adalah dunia yg asyik. malam berburu teori, siang bikin praktek di halaman belakang rumah.

Sei Raden, 2013

Minggu, 30 Juni 2013

POCI

POCI
pagi, siang, sore dan malam poci ini selalu menemaniku. terbuat dari tamnah liat, poci ini saya beli setelah menikah di Pekalongan. sekitar 5 tahun lalu.

AYAM KAMPUNG INDONESIA

ayam kampung adalah ayam yg dipelihara secara tradisional. baik dengan kandang seadanya dan dilepas begitu saja hanya dgn dibuatkan bangunan sederhana serupa "joglo" utk tempat tidur dan kadang sama sekali dibiarkan tidur diatas2 pohon dibelakang rumah. dipagi dan di sore hari diberi makan secukupnya saja agar membiasakan ayam utk pulang. dalam perkembangannya, ayam kampung ada juga yg membudidayakan sebagai ayam konsumsi, baik diambil telur dan daging.

ayam kampung dikenal juga sebagai ayam "buras" artinya ayam bukan ras utk pembeda dengan ayam ras macam ayam petelur dan ayam pedaging. dalam masyarakat tradisional Indonesia, ayam kampung digunakan juga sebagai ayam aduan (tajen) dan beberapa jenis lain juga digunakan sebagai sesembahan seperti ayam "cemani". tapi yg paling populer adalah sebagai ayam konsumsi dan seering disebut dgn ayam sayur.

secara umum, daging ayam mengandung zat-zat yg baik bagi tubuh. tetapi tulisan saya ini tidak untuk membahas hal tersebut. saya kira sdh banyak tulisan2 ttg hal tsb di blog dan web lain. :D

setelah melakukan penelitian kecil-kecilan, baik studi pustaka maupun studi kasus di lapangan, khususnya di wilayah kalimantan timur, secara umum ada 2 jenis ayam kampung menurut wilayah habitat. yaitu 1. ayam yg secara umum terdapat didaerah pedalaman dan yg ke 2. adalah ayam yg terdapat di wilayah pesisisr.

berdasarkan buku "historical of chiken", saya menyimpulkan bahwa, jenis ayam yg terdapat didaerah pedalaman masuk kedalam "type SUNDAIC" dan yg di wilayah pesisir adalah "Type MELAYU". dan secara global digolongkan dalam "oriental"

berat ayam kampung yang hidup di wilayah pedalaman hanya antara 1 - 1,8kg utk ayam pejantan dan utuk betina paling berat hanya mencapai 1,2kg. berbeda dgn ayam yg menghuni di wilayah pesisir, pejantan bisa mencapai berat 2,5kg, betina 1-2kg..

type Sundaic


type Sundaic
secara umum type Sundaic berpenampilan kecil ramping ekor panjang, kadang juga dibeberapa individu menjuntai sampai ketanah. jengger wilah (tunggal) dan 2 pial menggantung di bagian paruh bawah, sebagian individu juga berjengger miring/kepleh dgn pial pendek.







type melayu. banyak ditemukan di wilayah pesisir
 type Melayu
pada type melayu jengger sumpel atau batu tak berpial perawakan lebih besar, ekor lebih pendek dan kadang hanya tumbuh beberapa centi saja.

saat ini hampir hampir jarang ditemui ayam asli, karena penyilangan untuk alasan mendapatkan bobot ayam yg besar. hal ini bisa dipahami karena nilai ekonomis ayam kampung yg tinggi.  dan kadang juga ayam yg dibiarkan bebas.

demikian ulasan singkat saya ini mudahan bermanfaat bagi rekan2, pada masa ini secara pribadi saya akan terus menernak dan mecatat hasil2 pergelutan saya dgn ayam-ayam lokal. dengan 2 tujuan yaitu ayam konsumsi dan hias.

BIKIN BLOG BARU LAGI

bikin blog baru juga akhirnya. saya bikin blog lagi, selain panggung jiwa. tadinya mau mengutak atik blog saya yang lama, tapi apa daya terbatas kemampuan berteknologi ria. jadilah saya membaut blog yang lebih umum dan tetap harus hiburan.. karena kadang jenuh juga kalau monoton.

blog ini saya buat dengan sadar sesadar sadarnya, tanpa paksaan pihak ke 1, ke 2, atau ke 3... setelah melewati beberapa kali uji coba dengan berbagai nama... 

rencananya, pengen mempublikasikan kesukaan kawan-kawan juga lewat blog ini tapi tetap dengan gaya saya. hahay... dan pada akhirnya.....

ASAL JANGAN TAMBAH PUSING!!!!!

Jumat, 28 Juni 2013

halaman belakang

halaman belakang rumah, sering kali terabaikan. kira-kira bisakah halaman belakang jadi sesuatu yang menyenangkan atau tempat usaha, atau malah keduanya bisa? jadi tempat yang menyenangkan dan mendatangkan uang?