Tampilkan postingan dengan label ternak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ternak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 November 2013

Berbagi Tips Ayam Bekisar Oleh Muhammad Chosim

anakan Ayam Bekisar
tips memelihara anakan bekisar versi PADEPOKAN PITEK Bekisar Farm...
- siapkan kardus besar kecilnya disesuaikan dengan anak ayam yg mo dipelihara
- siapkan tempat pakan dan minum dari tempat pakan burung
- siapkan lampu bolam, besar kecilnya watt disesuaikan dengan suhu daerah,,, kalo daerah panas cukup pake 15watt
- koran bekas,,, jangan pake majalah atau sejenisnya yg terbuat dari kertas halus/licin, bisa juga pake kain bekas


caranya : buka kardus bagian atas, taruh koran bekas didasar kardus sebagai lantai kandang,,, taruh lampu bolam dipinggir (jangan ditengah) untuk menjaga kalo ayam kepanasan bisa minggir pada bagian yg tdk ditaruh bolam,,, taruh tempat pakan yg sdh dikasih voor dihaluskan/diblender kering,,, tujuan dihaluskan supaya voor banyak yg dimakan dan tidak dipilih2,,, taruh tempat minum yg sdh diisi dg air matang,,, masukkan anak ayam kedalam kardus dan dicek jika ayam masih berkerumun mendekati bolam berarti perlu ditambah watt bolam/atau bisa ditutup bagian atas kandang,,, kalo ayam tidurnya sdh menyebar/tdk tumpuk2an dan mulut ayam tdk ngos2an(membuka mulut kayak kepanasan) berarti suhu dalam kardus sdh pas...

nb : kalo anak ayam sdh seumuran seperti difoto untuk menghindari ayam patok2an bisa diatur makannya pagi dan sore,,, caranya pakan dan minum jangan ditaruh dikardus artinya pagi kasih makan dan minum, abis makan ambil dan matikan lampu kardus tutup rapat dan kasih makan lagi pada sore hari,,, karena kalo dalam keadaan gelap ayam akan tidur pulas jika sdh kenyang...


UNTUK KONSULTASI LEBIH LANJUT HUBUNGI SAJA

Senin, 25 November 2013

Si Chebo

si Chebo.  Ayam Kate Lokal
Namanya si Chebo. Begitu saya menamainya. ayam kate lokal ini hanya memiliki berat lebihkurang 600gram saja. jengger kecil dan keple spt baret. berjambang dan berjenggot. gelambir kecil.

Ayam yang satu ini sangat lincah, dengan kokokan melengking. sedikit jambul yang dimilikinya membuat unik ayam ini.

awalnya saya gak begitu memperhatikan ayam ini. beberapa ayam kate yang saya punya berperawakan lebih besar, maka saya namakan saja ia Si Chebo.

dari sekian anakan, tersisa hanya 3ekor, 2 betina dan 1 jantan. setelah besar dan siap diternak kembali, 1 betina mati di makan musang. sepasang ayam kate lokal ini saya buatkan kandang khusus. sempat bertelur dan ngeram, akhirnya si Chebo mati akibat ganasnya pancaroba. menyusul anak-anaknya yang baru seminggu menetas. kini ayam ini hanya tinggal betina saja.

Sabtu, 23 November 2013

Utak Atik Jengger Ayam

Selalu asyik melakukan percobaan, pembuktian teori-teori yang didapat di banyak website dan forum - forum diskusi baik dalam negeri sendiri maupun forum diskusi milik orang Luar negeri.

Pada akhirnya saya nyoba juga, dari pacek ayam kate yang berjengger mawar/mahkota, kemudian saya silangkan dengan babon ayam kampung berjengger sumpel.

hasilnya terlihat seperti di foto. katanya itu adalah jengger Batu, ada juga yang bilang strawberry. apalah namanya itu, buat saya uji coba selalu menyenangkan. ayam ini akan saya siapkan untuk masuk ke program berikutnya. untuk membuat ayam kate petarung ( bantam game).

Black Kate


 BLACK KATE. Ayam kate hitam ini satu-satunya ayam kate kesayangan hasil silangan dari indukan yang memiliki ukuran badan seperti langit dan bumi.

Kenapa saya katakan seperti langit dan bumi, karena ukuran dari pacek yang memiliki berat hampir 5kg dan babon yang hanya 6oo gram.

tapi sayangnya anakannya hanya satu ini saja yang menetas dan selamat sampai pada masa kawin. sialnya, musim pancaroba membawa nasib lain. ayam ini tak selamat.
begitu pun dengan paceknya. musim pancaroba 6 bulan lalu memang membawa ketegangan yang cukup hebat. setiap hari menjadi kepikiran terus tentang kematian ayam - ayam kesayangan. hingga akhirnya hanya menyisakan 7 ekor ayam di halaman belakang.
    
kate jambul (babon Black Kate)
Black Borneo pacek Black Kate



Kesengsem Sama Ayam Kecil Mungil

hasil pertama kali penyilangan 3 way cross
Beberapa tahun lalu. Akhirnya, saya punya ayam kate. Tapi melihat tampilan ekor yang tegak menantang langit saya jadi Ill Feel. Entah kenapa saya gak terlalu suka dengan tampilan ayam yang ekornya "ngaceng". Saat itu, kawan - kawan saya sedang gandrung dengan sayam serama. Sebenarnya saya juga sempat jatuh hati, karena kemungilannya itu. Tapi, sekali lagi ekornya!

Bermodal beli pulsa 10ribu, akhirnya saya browsing seadanya dengan HP Nokia X-2. dengan kata kunci " Bantam Chicken". Wal hasil dengan sedikit imajinasi saya menyiapkan beberapa ayam untuk di permak. 3tahun proses, dan sambil terus browsing juga mencari inspirasi tentang ayam kate di berbagai belahan dunia. hsailnya adalah ayam kate kesayangan saya lahir dengan sukses.

anakan F1 inline


Dan saya sampai saat ini masih terus proses coba, coba dan mencoba lagi. Entah sampai kapankah? hehehe....

Pada akhirnya banyak percobaan yang saya lakukan, tak sedikit yang gagal pada tujuan awal atau target yang di inginkan.  Banyak kawan - kawan yang menyemangati, tak sedikit pula yang menertawai. yah sudahlah itu bagian dari resiko punya ide gila. hehehe..
yang penting saya puas dengan percobaan - percobaan yang saya lakukan. Malam browsing tentang teori penyilangan, siang saya siap - siap berburu bahan kalau sekiranya di kandang sudah ada, maka penyilangan bisa langsung dilakuakan.

 
percobaan lainnya, masih berbahan ayam kate  





hasil silangan kate dan ayam ketawa (gagal total) hehe..
Seleksi anakan hasil silangan ternyata sangat penting dilakukan untuk menuju target awal yang telah ditentukan, tapi kadang ada saja anakan yang menggoda untuk di kembangkan. Oh iya, karena penyilangan yang saya lakukan berbahan dasar ayam kate, maka sudah bisa ditebak tujuan saya adalah bikin ayam hias. hehehe

gaya banget ya udah kayak profesor ahli genetika aja. Tapi, kata kawan facebook saya yang tinggal di Semarang, pak Dosen Suko Rahadi, menyilang ayam gak perlu gelar akademik. yang penting niat, mau belajar dan yang terpenting praktek. selama tidak bikin streessss.. ya asyikin aja bro!.. hehehe...

ah paling tidak dengan melakukan hal - hal yang demikian ini saya secara pribadi punya hiburan sendiri. di halaman belakang rumah saya, saya jadi punya laboratorium. dan yang pasti saya punya pabrik pupuk dan pabrik gizi sendiri. minimal tiap pagi anak saya yang hobby makan telur akan saya rebuskan telur barang sebiji dua butir telur ayam.

kotoran ayam, akan masuk ke pot-pot bonsai dan bunga dan beberapa polybag cabe dan tomat. asyik kan? ya.. asyik dong paling tidak bisa ngirit beberapa rupiah uang belanja.
ada yang mau menikuti? iseng iseng yang bermanfaat ini? monggo silahkan. :D

Kamis, 21 November 2013

BEKISAR

koleksi Muhammad Idris (handil, Kaltim)
Ayam bekisar adalah ayam hasil hibrid dari Ayam Hutan Hijau dengan ayam kampung. Ayam Bekisar, selain indah secara fisik dengan bulu cerah dan mengkilap juga memiliki kokok yang unik. di Indonesia, sering sekali ada perlombaan Ayam Bekisar.

untuk menghasilkan kokokan ayam yang baik, masuk dalam standar penilaian, maka para petrnak bekisar akan menyeleksi calon2 indukan. memilioh babonpun tak sembarangan. pun demikian pula dengan calon pejantan. pacek AHH sering kali diseleksi untuk membuat Ayam Bekisar kelas lomba. ayam bekisar juga hanya bisa dihasilkan dari menyilangkan antara AHH dan babon ayam domestik. sementara Bekisar yang dikawinkan dengan bekisar maka akan mengalami infertilitas.

Selama bertahun-tahun, ayam Bekisar dibuat, kini para peternak ayam Bekisar telah paham bagai mana ciri2 ayam yang baik untuk menghasilkan bekisar juara. dan sayangnya itu seringkali menjadi rahasia si pemilik peternakan. dalam perkembangannya, banyak sekali ragam jenis warna pada Ayam Bekisar. bahkan putih polos dan hitam polos pun telah dapat di hadirkan.

koleksi Adipati Rahadianto (Jakarta)
dimasing-masing daerah, pada akhirnya menghasilkan bekisar dengan ciri-ciri tertentu. bekisar pruduk Madura, akan berbeda dengan produk Solo, Jawa Timuran akan berbeda dengan Bekisar Produk Jogja. menurut beberapa peternak, ini di hasilkan dari babon ayam kampung yang memiliki ke khasan tersendiri pada setiap daerahnya.

wal hasil, kini Ayam Bekisar tak hanya di nikmati keindahan kokoknya, banyak pula yang sudah membuat Ayam Bekisar hanya dinikmati keindahan bulu saja. dengan mengawinkan AHH dengan babon Ayam Ekor Panjang misalnya phoenix atau onagadori. kreasi terbaru kawan2 ini masih belum bisa banyak ditrima masyarakat, tapi hanya sebatas koleksi pribadi dan kalangan terbatas pada penghobby ayam hias.

Jatuh Hati Dengan Si Hutan Merah

pasangan hibrid
Berawal dari iseng browsing tentang ayam, mulai dari ayam laga, pedaging dan hias akhirnya saya ketemu dgn ayam Hutan Merah. awalnya biasa saja...

Setelah meninggalnya ibu saya, saya yang tinggal di kampung halaman akirnya di beri mandat oleh saudara untuk berdiam dirumah saja. dari pada harus ngontrak dan mandatnya adalah menemani abah yang sudah sendirian. kakak tertua sdh berkeluarga dan punya rimah sendiri, demikian kakak yang ke 2, tinggal di Batam. sedang adik saya tak mungkin meninggalkan pekerjaannya di Samarinda. setelah saya pindah ke rumah orang tua, ada 3 ekor ayam kampung piaraan ibu saya, tanpa kandang dan liar minta ampun. tidurnya di pohon dan bertelur dan mengeram di sebuah kandang kecil reot yang saya tahu umurnya sudah puluhan tahun. awalnya saya cuek saja, suatu waktu si ayam datang dengan membawa anakan 7 ekor. lalu ada ketertarikan untuk memberinya makan.

ayam kate hibrid
Iseng Miara Ayam Kate

suatu hari, teman saya yang beternak ayam bangkok menelpon saya. "Li, ambil nih ayam kate... ayam Bankokku leres gara2 inya! begitu suaranya. ( leres = hilang nyali. Inya = dia ).
akhirnya aku berangkat ke rumah kawanku itu. dan pulang membawa 2 ekor betina dan 1 jantan ayam kate. Dari sini kemudian saya banyak memelihara ayam, mulai dari ayam ketawa, kate, pilipin, kampung dan bangkok. semua ayam tersebut adalah hasil dari barteran dengan kawan2.
sebanyak itu ayam, hanya berawal iseng dengan 3 ekor ayam kate. ada yang pengen miara tapi gak punya uang buat beli, lalu saya kasih 1 pasang. eh besoknya orang tersebut bawa ayam kampung kerumah. katanya buat barteran kate yang semalam. yah lumayanlah.. ada juga yang datang dengan memaksa untuk barter dengan jenis ayam kampung. ada pula yang memang bener2 minta... tapi begitulah hidup di kampung. yah enaknya ya dinikmati saja.

Ayam Hutan Merah dari Gunung Klabat
Jatuh Hati Dengan Ayam Hutan Merah

Browsing lewat HP, tentang berbagai macam ayam. akhirnya bertemu dengan sosok AYAM HUTAN MERAH. membaca berbagai macam literatur tentang si merah ini. dari berbagai sumber yang ada di dunia maya, makin mantap saja saya jatuh hati dengan si merah. ditambah lagi bacaan2 tentang berbagai macam hasil silangan ayam dengan bahan AHM.
Di banyak website luar negeri, banyak sekali pembahasan tentang ayam hutan merah yang sudah di breding sejak lama. dan banyak pula hasil hybreed dengan bahan dasar AHM ini. ada Java Bantam, bankiva bantam, java kriel dan lainnya. yang mebuat saya tambah mantap untuk harus memiliki AHM walau seekor saja dan dari daerah man saja.

anakan hibrid AHM x Kate
Belajar Menghibrid

Pada akhirnya, saya berkesempatan memelihara AHM dari Sulawesi. Oleh-oleh seorang sepupu yang dapat istri orang dari daerah gunung KLABAT. dia bawa 3 ekor AHM dari sana. 1 ekor diminta paman di gorontalo, 2 ekor lagi lolos sampai ke Handil. saya memelihara seekor dan seekor lagi dia pelihara sendiri.

Karena sering melihat webite orang luar negeri, maka, ide dikepalapun muncul untuk menghibrid si Merah ini. dan secara kebetulan, saya punya ayam kate yang sudah hasil silang menyilang juga. ayam kate ini hasil dari penyilanagan Jantan ayam ketawa dengan babon game fowl jenis Sweater. dan biasanya hasil dari silangan game fowl dengan jenis lain didaerah saya menyebutnya dengan nama "cacong". anakan yang babon, lalu saya kawinkan lagi dengan pejantan ayam kate jepang. dan secara turun temurun, ayam ini menjadi ayam KATE KESAYANGAN. karena bentuk ysangat berbeda dengan kate jepang. terutama pada ekor yang sudah tidak lagi naik keatas, tapi hanya datar saja dan bulu ekor lumayan panjang dan lebat menjuntai.

anakan hibrid AHM x Kate
pada akhirnya, 2 babon kate ini saya pilih untuk saya silangkan lagi dengan Si Merah. saat ini anakannya sudah umur 2bulan yg periode 1. dari 5 ekor yg menetas hanya tertinggal 2 ekor yang selamat. dan periode ke 2 dengan babon yang lain menetas 8 ekor dari 10 biji telur yang dierami.

masih dalam usaha untuk bikin ayam hias sendiri, si Merah kini saya jodohkan lagi dengan babon ayam kate jambul dan babon ayam kate dengan jengger sumpel. entah nanti apa jadinya. yang jelas selama memelihara ayam-ayam ini, paling tidak menjadi hiburan buat saya secara pribadi pun keluarga saya.

Sabtu, 16 November 2013

Ayam Randah Batu, Si Eksotik Dari Minang

Randah Batu Jantan
 Satu lagi yang unik dari tanah Sumatra. Selain SELASIH yang ditengarai adalah sebagai nenek moyangnya BLACK SUMATRA yang kadung tenar di amrik sana, ada AKB atau Ayam Kukuak Balenggek yang juga sudah mulai rame di perlombakan, ada satu lagi kekayaan Sumatra yang masih terpendam dan tidak banyak orang yang tahu. masih diseputar dunia perayaman, Sumatra ternyaata pelan pelan mengungkap harta karunnya di dunia unggas. terutama AYAM.

Potensi Ayam Hias
koleksi SINAWA BF

Dia adalah ayam asli Minang, dilihat dari nama maka bisa disimpulkan bahwa ayam ini endemik. "RANDAH BATU" begitulah ayam ini disebut. Sosok ayam yang berperawakan tak terlalu besar, dapat ditemukan di Kab. Solok, Pesisir Selatan dan beberapa daerah terisolir. Dan saat ini ayam inipun sdh bisa juga ditemukan dibeberapa daerah terdekat dengan sumbar. Sesuai dengan nama yang disandangnya, ayam randah batu berpenampilan pendek. kaki dari paha sampai pada jari berukuran pendek. tapi secara penampilan tetap kekar, istilah becandanya PENDEKAR (pendek tapi kekar). tampil dengan beragam warna ayam ini juga memiliki bulu ekor yang lebat dan panjang. jengger wilah kecil dan besar. bulu leher lebat pada puncak performanya bulu-bulu pada ayam Randah Batu ini macam air yang mengalir teratur dari kepala, turun ke leher dan menyambung pada rawis pinggang dan jatuh sempurna pada ekor. Selain itu ayam ini juga memiliki kokok yang lantang dan kadang ditemukan juga memiliki kokokan balenggek. 

koleksi SINAWA BIRD FARM
Nama Unik

Banyak versi tentang nama ayam ini, kenapa namanya randah batu? Ayam yang memiliki nama unik ini ternyata juga diambil dari bentuk fisik dan kebiasaan sang ayam yang suka bertengger diatas batu. Menurut pemilik SINAWA Bird Farm, Fipinal Pin. diceritakan oleh tetua kampung kenapa dinamakan Randah Batu. karenan bentuk fisik si ayam yang pendek dan sering bertengger diatas batu sambil berkokok. kata RANDAH sendiri artinya RENDAH, atau pendek kekar. dan BATU ya dari kebiasaan itu tadi. atau bisa diartikan dengan Ayam Serendah Batu. Yang paling masuk akal adalah bahwa ayam ini dulunya banyak sekali berkembang biak di daerah "Batu Bajanjang" dan karena ayam ini berpenampilan pendek, lalu orang-orang menyebutnya ayam Randah Batu, yang artinya Ayam Randah Dari Batu Bajnjang.

Ayam Nan Langka

dibanding dengan saudaranya yang lain, Randah Batu adalah yang paling susah dicari. menurut Pak Pin, ayam ini selain susah berbiak, gerakan juga tak selincah ayam lain sehingga mudah sekali untuk dimangsa predator. di SINAWA BIRD FARM sendiri Pak Pin sudah mulai menangkar ayam ini. dan kadang berburu juga sampai kekampung-kampung.

mudahan ayam ini bisa di tangkar dengan baik, hingga tak sampai pada titik kepunahan. jangan sampai lagi-lagi kita hanya mendengar ceritanya saja bahwa ada ayam Randah Batu di Sumatra.

koleksi SINAWA BF
* untuk info lebih lengkap tentang ayam RANDAH BATU silahkan hub FB Fipinal Pin


sepasang Randah Batu dipenangkaran SINAWA

Ayam Randah Batu Type Classic

Brugo Randah Batu

Bang Pifinal Pin dan salah satu koleksi Randah Batunya

Bulu Ayam Berubah Bermotif

Sering kali dikalangan kawan-kawan penggemar ayam hias melakukan pencabutan bulu, kalau melihat ayam hias kesayangan bulunya rusak. Agar kecacatan bulu yang rusak atau putus tak terlihat, mending di cabut. biar cepet tumbuh lagi. begitu alasannya.

Ada pula yang sengaja melakukan pencabutan agar usia bulu lebih tua dari yang seharusnya. dalam artian bulu lebih tua dari usia normal masa pergantian. Nah, yang ini biasanya dilakukan oleh penggemar atau penjual ayam hias berjenis ekor panjang. ( Phoenix, Bantam Phoenix, Onagadori) usaha pencabutan bulu ekor ini dimaksudkan untuk menambah panjang ekor yang tumbuh. kalau pergantian normal, mungkin puncak keindahan bulu ekor pada ayam hias ini akan mendapat panjang maksimal pada umur 2 tahun. Lain lagi kalau mutu dari ayam hias tersebut memang sudah oke.

Menurut pengalaman saya, kasus tercabutnya bulu ayam secara paksa, hanya akan membuat bulu menjadi strees. Dibanyak kasus, kemungkinan yang akan terjadi adalah bulu ayam akan mengeluarkan motif warna lain selain warna dasar dari bulu pada ayam. biasanya, warna yang akan muncul adalah putih kusam atau putih pudar.

Dikasus yang lebih ekstrim, bulu ayam yang mengalami pencabutan paksa, akan tumbuh tidak normal, misalnya tumbuhnya seperti berbuku-buku. ada juga yang tumbuh terbalik dan menjadi keriting. Adapula bulu tumbuhnya hanya pendek, dan belum habis masa tumbuh, bulu tersebut sudah tercabut lagi. karena pangkal tumbuh bulu mengalami penumpukan pertumbuhan.

Membiarkan bulu-bulu ayam tersebut tumbuh secara alami, mengalami moulting secara alami memang butuh waktu lama. kadang kita gak sabar untuk itu. lalu iseng melakukan pencabuan. Atau ada kejadian yang tak terduga, misal ayam bertarung tanpa sepengetahuan kita. dan banyak sebab lainnya.

Pada akhiarnya itu adalah pilihan kita. beli bibit ayam hias yang memang bermutu atau murah tanpa kualitas. atau kita akan berspekulasi dengan membeli ayam yang masih anakan. maka, ada baiknya pelajarilah dulu ayam hias yang hendak kita beli, agar segala seluk beluk tentang ayam hias kita sudah sangat mengerti. dan tidak ada muncul kekecewaan dikemudian hari.

Beberapa Mutasi yang umum terjadi pada Ayam

KELAINAN GENETIKA KETURUNAN

ANOMALI BULU KASAR DAN KAKUBiasa di kenal dengan istilah Frizzling, bulu kehitaman yang amat bersimpangsiur, kasar dan kaku. Manifestasi kelainan ini berbeda beda menurut kondisi kelainan tersebut, apakah dalam kondisi Homozygot atau kah Heterozygot, ini berkaitan dengan hokum Mendel.
Kelainan ini di sebabkan oleh bekerjanya Gen Otosom Dominan. Ayam Heterozygot berbeda dengan ayam Homozygot. Melengkungnya bulu Heterozygot tidak begitu kuat di banding dengan Homozygot. Modifikasi gen akan mengakibatkan kuat dan lemahnya bentuk kedua tipe.

Ayam dan bebek dengan bulu kasar dan kaku tidak boleh di pergunakan menjadi Indukan,karena biasanya asupan pakan tinggi dan oleh karena itu kemampuan hidup lebih pendek dan Imunitas dan Produktivitas juga lebih rendah.

ANOMALI HILANG BULU

Jika di temukan ayam dan bebek gundul sama sekali dan atau hanya memiliki bulu pendek dan tumpul, ini di sebabkan oleh suatu gen yang letaknya pada kelamin ayam yang bersifat Resesif dan ini biasanya hanya pada betina saja meskipun hanya memiliki gen yang bermutasi/Homozygot. Sedang jantan normal
Perkawinan antara jantan yang kelihatan normal dan betina yang tidak mempunyai hubungan genetic sama sekali berakibat gejala sampingan berupa keanekaragaman bulu/Fenotif, semua jantan berbulu normal sedang betina 50% tidak mempunyai bulu.

Pemisahan unsure kelainan genetic ini akan menjadi sulit dan ruwet jika breeder penetas tidak melakukan seleksi pada ayam bebek Indukannya yang buat kawinan. Karena Gen yang bersangkutan masih memiliki factor sifat Lettal, yang nantinya mematikan 50% embrio betina sewaktu berumur 2-3 hari sebelum menetas.

ANOMALI BENTUK LEHER TAK BERBULU

Keadaan seperti ini biasanya di duga karena habis berlaga. Kelainan di sebabkan gen otonom dominan akibat perkawinan Inbreding dan biasanya produktivitas telur juga rendah, tapi kelebihan sifat mengeram sudah terpendam dalam. Tetapi korelasi genetika murni varian hayati ini belum diketahui.
ANOMALI BULU JAMBUL

Bisa merupakan cirri khas varian ayam tertentu, tapi bisa juga karena Cerebralis Hernia, meski hal ini tidak terlalu merugikan dari segi ekonomi. Ini di sebabkan gen otosom yang tidak penuh dominan. Tapi kemampuan hidup ternak tidak terpengaruh sama sekali.
ANOMALI BULU PADA KAKI

Sebenarnya ini pun merupakan cirri khas varian dari ayam tertentu, Partridge Cochin, Light Brahman, Black Langshan. Biasanya cirri seperti ini di hindari oleh breeder/penetas, ayam yang kelihatan secara Fenotif normal masih mempunyai dasar melanjutkan penyakit keturunanya /punya sifat Carrier.Ayam jantan dengan sifat kaki berbulu di silangkan dengan betina yang tidak ada hubungan keturunan sama sekali ,memberikan keturunan 15 ekor kaki berbulu dan 29 ekor kaki tidak berbulu dan ternyata perkawinan dari ayam sejenis ternyata memberikan keturunan yang 100% bersifat sama.
ANOMALI JALU GANDA

Jantan dan betina bisa mengalami anomaly ini, pada salah satu kaki atau pada ke dua kaki. Bentuk kelainan ini bisa di turunkan anak secara Resesif, tapi tidak menunjukan pembelahan yang jelas. Secara ekonomis tidak terlalu berpengaruh.
ANOMALI JARI BENGKOK

Ada dugaan kuat kaki bengkok di sebabkan karena perkawinan Inbreeding perkawinan antara ayam ayam dalam satu kelompok, sehingga menyebabkan mutasi gen.

Ada juga yang mengatakan karena defisiensi vitamin B2, sehingga menyimpulkan factor eksternal dapat mempengaruhi perkembangan fenotif, ini masih dugaan.

Sampai sekarang kemungkinan karena kekurangan vitamin, masih belum bisa di kesampingkan. Selalu dapat di tunjukkan kembali bahwa pada tiap bentuk kelainan karena factor genetika, mungkin bisa juga karena Fenokopi.

ANOMALI TIDAK BEREKOR

Bulu besar ekor tidak tumbuh, punggung belakang menjadi pendek karena suatu reduksi atau pelekatan ruas ekor. Kecuali bentuk genetika , sporadic kemunculan tiadanya bulu ekor tidakmenurun.
Kita mengenal kasus tiadanya bulu ekor di karenakan dominasi,intermedier dan resesif, tapi causal genetic sampai sekarang belumbisa di jelaskan

Sebaliknya terdapat pula bentuk cacat berat dan menyebabkan kematian individu saat masih embrio atau sebentar setelah menetas. Jika penyebabnya adalah letak gen, di sebut adanya factor Lettal.

*dikumpulkan dari berbagai sumber

Jumat, 15 November 2013

Gallus Varius dan APAHI

koleksi Muhammad Chosim
AYAM HUTAN HIJAU

Gallus Varius atau sebutan lokalnya Ayam Hutan Hijau atau sering disingkat AHH. Ayam Hutan ini endemik Indonesia dan terkhusus di Pulau Jawa, Bali dan sedikit Nusa Tenggara, pernah ditemui juga di sedikit bagian Sumatra.

Ayam hutan yang satu ini, adalah hewan yang sangat indah. dengan warna bulu mengkilap dan akan bertambah cerah dan berkilau jika tertimpa cahaya. pial/gelambir tunggal dengan warna merah mulai dari wajah dan gradasi kuning cerah pada sisi bagian bawah, jengger berwarna gradasi biru pada pangkal dan dengan cahaya keunguan pada sisi atas menambah kewibawaan pada ayam jantan. dengan kokok yg hanya 2 -3 ketukan, menjadikan keunikan tersendiri bagi ayam ini.

Ayam Hutan Hijau, sangat penting bagi masyarakat Jawa. posisi ayam ini adalah Raja dari segala hewan peliharaan. AHH memiliki posisi penting bagi pecinta Ayam Bekisar. jika tak ada AHH maka tidak ada ayam Bekisar. Maka Ayam Hutan Hijau sangat penting untuk dijaga kelestariannya baik habitat dan AHH-nya sendiri.

BEKISAR (anonima, google search)


BEKISAR

ayam BEKISAR adalah ayam kelangenan yang sangat menarik. selain keindahan bulu, juga kokok yang sangat unik. tak seperti ayam kebanyakan. di Indonesia, ayam Bekisar menjadi sangat populer sejak lama dan sering sekali ada perlombaan. ayam bekisar dihasilkan dari perkawinan silang antara Jantan AHH dengan betina ayam kampung.
dalam memilih betina ayam kampung juga tidak sembarangan. Ada kriteria khusus agar kokok si ayam Bekisar bisa masuk dalam kategori penilaian baik atau yang terbaik.

Ayam Hutan Hijau koleksi Thoyib (ketua APAHI)
 ASOSIASI PELESTARIAN AYAM HUTAN INDONESIA

Tidak hanya melulu soal AHH dan turunannya, APAHI juga berkonsentrasi ke Ayam Hutan Merah yang tersebar di seluruh nusantara. dan juga direncanakan bukan hanya untuk jenis Gallus tapi juga jenis-jenis Pheasant asli Indonesia.

Jika ingin informasi lebih dalam dan tertarik dengan AHH dan BEKISAR, silahkan mengunjungi Facebook Group APAHI PUSAT (Asosiasi Pelestarian Ayam Hutan Indonesia) dan blog  APAHI PUSAT *cek di blog sahabat kiri atas blog ini.


LOGO APAHI By Gogor Yugo Utomo


Kamis, 14 November 2013

pengen bikin ayam kate petarung ( Bantam Game)

Ayam ini hasil silangan (bangkok x ayam kampung X ayam kate)
jika sedang asyik browsing tentang ayam-ayam kate (bantam chicken) selalu menyenangkan melihat ayam-ayam kerdil yg banyak sekali jenisnya.

diantara sekian banyak jenis yang kesemuanya memiliki keunikan tersendiri. diantara sekian banyak jenis itu, saya sempat agak jatuh cinta dengan jenis Bantam Game (kate petarung) .

ada yang namanya Indian Bantam Game yang sangat unik yang mengganggu keusilan saya. ayam dengan kaki pendek, besar dengan badan hampir bulat, berleher pendek. secara utuh tampilan sangat kekar tapi dalam versi mini. pada akhirnya saya coba-coba untuk mengutak-atik. ayam saya sendiri di belakang rumah saya.

Indian Bantam Game. http://www.backyardpoultry.com by Andy Vardy & Team

Minggu, 14 Juli 2013

ayam kate kesayanganku

saya senang sekali berujicoba dengan menyilangkan ayam, terutama ayam kate. saya punya sepasang ayam kate kesayangan. awalnya, saya diberi sepasang ayam kate jepang (chabo) yg belum sempat dewasa betinanya keburu mati. di belakang rumah saya, banyak sekali ternakan ayam kampung. yg sdh tak tahu lagi jenisnya karena tersilang secara alami. 

disebuah kandang, ada ayam petarung jenis sweater yg sedang mengeram, yg sebelumnya sudah di kawinkan dengan ayam ketawa. entah apa jadinya anakannya. kemudian wabah penyakit ayam menyerang. hanya beberapa saja yg tertinggal. termasuk si sweater yg sedang mengeram, buru2 telur-telur tsb saya selamatkan kedalam mesin tetas. alhasil, dari 11 telur hanya menetas 3, karena seringnya lampu padam. dari 3 ekor tadi ternyata betina semua. begitu dewasa dan siap kawin, salah satu yg terkecil dari ke 3 babon tadi saya pasangkan dengan si chabo. anakannya ada 5 ekor dan kemudian hanya selamat 3 ekor sampai besar.. dan meneruskan keturunannya.

saat ini ayam kate hasil silangan itu sdh beberapa kali menetas. dan menjadikannya sbg ayam kesayangan. yg membedakan ayam kate ini dgn ayam kate lain adalah ekor yg tidak lagi berdiri keatas, tapi hanya datar saja lebat dan menjuntai, dan ekor membuka. sama seperti ekor udang lobster.

Minggu, 30 Juni 2013

Ayam Hutan Merah SULAWESI

Ayam Hutan Merah ini adalah pemberian sodara sepupu saya namanya Rozy Rahman, iya mendapat istri orang minahasa. saat dia pulang kampung istrinya, tiba-tiba dia menelpon dan bercerita tentang ayam hutan. lalu ia mengirimi foto. saya sebenarnya iseng saja bilang klo dia pulang nanti tolong bawain si ayam hutan.

sebulan berlalu, tetiba dia menelpon lagi dengan latar suara ayam berkokok. tadinya saya biasa saja, kemudian dia bilang "mau ayam hutan gak? jelas langsung saya sahut "ya" dan dia bilang lagi "cepaat ambil dirumah, kalau gak duluan paman Hamdi! ucapnya. buru - buru saya menuju rumahnya, dan ada 2 ekor ayam hutan yang sedang nangkring dipohon mangga kuweni. 1 jinak, 1nya lagi liar minata ampun yang luar biasa.

maka saya memutuskan utk membawa pulang yg sudah jinak saja, walau jengger ilang separo dan ekor tekong/miring, karena kelamaan berada dalam kotak. kotak kardus yg dipakai buat ini ayam kekecilan dan perjalanan dengan kapal laut yg lama, membuat ayam ini berekor tekong/miring. hehe...

dan alasan berikutnya, kenapa saya memilih yg sudah jinak adalah saya belum pernah bersentuhan dengan ayam hutan. takutnya ayam mati dan proyek angan-angan bikin ayam hias berbahan dasar ayam hutan, jadi tertunda lagi.

Ayam Hutan Merah Sumatra dan Brugo


habitat  menyebar di hutan-hutan pulau Sumatra, ayam hutan merah ini berperawakan sedang. dengan jengger kecil dan cuping putih yg menjadikannya khas.


ayam hutan merah Sumatra jantan. foto Amin Haitami

saat ini, AHMS banyak dipelihara sebagai ayam hias. berbeda dengan Ayam Hutan Hijau yg disilang dengan ayam kampung (domestik) dan melahirkan ayam "BEKISAR", Ayam Hutan Merah Sumatra juga menurunkan keturunannya sebagai ayam hias yaitu 1. Brugo 2. Jurai. 3. Cucung Hutan. tapi dengan proses pemeliharaan, penjinakan dan berketurunan secara terus menerus di lingkungan kandang.. atau lebih dikenal dengan domestikasi.. di daerah asalnya, Ayam Hutan Merah Sumatra  (AHMS) biasa juga disebut dgn "Brugo Hutan" kemudian AHMS yg sudah jinak dari proses domestikasi tadi disebut Brugo saja.


sepasang AHMS koleksi Amin Haitami

turunan Ayam Hutan Merah Sumatra

1. Ayam BRUGO

ayam Brugo adalah hasil domestifikasi dari AHMS/ Brugo Hutan.

2. Ayam JURAI

ayam Jurai adalah sebutan untuk hasil silangan AHMS dengan betina Brugo.

3. Cucung Hutan

adalah sebutan untuk Jurai yg dikawinkan dengan betina Brugo.

dan selanjutnya disebut Brugo biasa.


ayam Brugo koleksi Amin Haitami
*tulisan bedasarkan dari ber massenger ria dengan Bang AMIN HAITAMI via Facebook
*semua foto milik Bang AMIN HAITAMI

AYAM KAMPUNG INDONESIA

ayam kampung adalah ayam yg dipelihara secara tradisional. baik dengan kandang seadanya dan dilepas begitu saja hanya dgn dibuatkan bangunan sederhana serupa "joglo" utk tempat tidur dan kadang sama sekali dibiarkan tidur diatas2 pohon dibelakang rumah. dipagi dan di sore hari diberi makan secukupnya saja agar membiasakan ayam utk pulang. dalam perkembangannya, ayam kampung ada juga yg membudidayakan sebagai ayam konsumsi, baik diambil telur dan daging.

ayam kampung dikenal juga sebagai ayam "buras" artinya ayam bukan ras utk pembeda dengan ayam ras macam ayam petelur dan ayam pedaging. dalam masyarakat tradisional Indonesia, ayam kampung digunakan juga sebagai ayam aduan (tajen) dan beberapa jenis lain juga digunakan sebagai sesembahan seperti ayam "cemani". tapi yg paling populer adalah sebagai ayam konsumsi dan seering disebut dgn ayam sayur.

secara umum, daging ayam mengandung zat-zat yg baik bagi tubuh. tetapi tulisan saya ini tidak untuk membahas hal tersebut. saya kira sdh banyak tulisan2 ttg hal tsb di blog dan web lain. :D

setelah melakukan penelitian kecil-kecilan, baik studi pustaka maupun studi kasus di lapangan, khususnya di wilayah kalimantan timur, secara umum ada 2 jenis ayam kampung menurut wilayah habitat. yaitu 1. ayam yg secara umum terdapat didaerah pedalaman dan yg ke 2. adalah ayam yg terdapat di wilayah pesisisr.

berdasarkan buku "historical of chiken", saya menyimpulkan bahwa, jenis ayam yg terdapat didaerah pedalaman masuk kedalam "type SUNDAIC" dan yg di wilayah pesisir adalah "Type MELAYU". dan secara global digolongkan dalam "oriental"

berat ayam kampung yang hidup di wilayah pedalaman hanya antara 1 - 1,8kg utk ayam pejantan dan utuk betina paling berat hanya mencapai 1,2kg. berbeda dgn ayam yg menghuni di wilayah pesisir, pejantan bisa mencapai berat 2,5kg, betina 1-2kg..

type Sundaic


type Sundaic
secara umum type Sundaic berpenampilan kecil ramping ekor panjang, kadang juga dibeberapa individu menjuntai sampai ketanah. jengger wilah (tunggal) dan 2 pial menggantung di bagian paruh bawah, sebagian individu juga berjengger miring/kepleh dgn pial pendek.







type melayu. banyak ditemukan di wilayah pesisir
 type Melayu
pada type melayu jengger sumpel atau batu tak berpial perawakan lebih besar, ekor lebih pendek dan kadang hanya tumbuh beberapa centi saja.

saat ini hampir hampir jarang ditemui ayam asli, karena penyilangan untuk alasan mendapatkan bobot ayam yg besar. hal ini bisa dipahami karena nilai ekonomis ayam kampung yg tinggi.  dan kadang juga ayam yg dibiarkan bebas.

demikian ulasan singkat saya ini mudahan bermanfaat bagi rekan2, pada masa ini secara pribadi saya akan terus menernak dan mecatat hasil2 pergelutan saya dgn ayam-ayam lokal. dengan 2 tujuan yaitu ayam konsumsi dan hias.